Buried The Dreams

Aku berjalan di tengah tengah keramaian, mencoba menyembunyikan diri dari perhatian
tapi terang dunia tidak bisa di bohongi, terangnya selalu semakin mempermalukanku.
Aku pecundang yang tak pernahmendapatkan penghargaan,
hati ini sudah usang, berkarat, dan rapuh untuk bisa melahirkan pernohonan lagi,
keramaian ini hanya semakin membuat mimpiku terkubur semakin dalam,
terang ini hanya membuat hatiku semakin kelam dan terlihat gelap . . .

Aku terlahir normal, tapi tak kujalani hidup dengan normal
Aku tidak buta tapi aku tak melihat letak keindahan yang aku temui
Aku tidak lumpuh tapi aku tak mampu menginjakan kaki ku untuk melangkah
Aku tidak tuli tapi tidak satupun ku dengar kicauan syukur

Hidupku hari ini adalah jiplakan hari kemarin
Hidupku kemarin sudah pernah ku jalani sebelumnya
Hidupku tidak kosong hanya saja bergambar sama setiap harinya

Sepertinya aku tidak akan terangkat lagi, karena mungkin terlalu dalam dan lama
mimpiku terpendam,tertidur, terkubur,dan lembab berjamur terbalut air mata yang hina.
Saat aku tidak melakukan apa-apa, aku mencoba menggali lagi kuburan mimpiku,
yang ku temukan hanya tulang-tulang pengharapan yang terkikis dan tak bernilai tapi hanya itu yang aku punya.
Aku kumpulkan tulang itu hingga membentuk sebuah pesan
aku teringat lagi saat impian itu masih muda, besar, dan gagah, dikelilingi senyuman
dan perjuangan, berpayung peluh, keringat dan air mata ke-ikhlasan.

semua sudah tenggelam,
bukan karena kakiku patah hingga tak mampu berlari menggapainya,
bukan karena mataku buta hingga ku tak melihat arahnya,
bukan karena telingaku tuli hingga aku tak sanggup mendengar keindahannya,
bukan karena hidungku tak mapu mencium aroma wangi hidup ini , .,
hanya karena patah . , .. . patah satu bagian tubuhku
yang berdiam didalam dada . .hingga kepatahan itu. . .
meremukan hasrat kakiku untuk berlari . .
mengalihkan mataku lurus di hadapan keterpurukan . .
membeklenggu telingaku untuk mendengar pengharapan mereka
mematikan saraf hidungku hingga membuatku tak bergairah untuk menghela nafas
Semua hanya karena benda kecil dalam dada yang sudah cacat. . .

0 komentar:

Posting Komentar

---Live your Heart---